Blog Jambi Informasi jambi by a - One

Selayang Pandang

My photo
Sikapur Sirih ~ Selamat datang di Blog Informasi Jambi dari Yudi a-One. Sebelumnya Saya mau ngucapin banyak-banyak terima kasih pada kalian semua yang sudah ngunjungin blog saya ini. Blog ini saya buat dengan upaya untuk memuat segala sesuatu tentang Informasi Provinsi Jambi, yang mungkin kalian ada yang belum tahu, terutama buat sahabat dari luar provinsi jambi, dalam bentuk tulisan. Tak lupa pula rasa syukur saya panjatkan kepada Allah SWT karena saya telah diridhoi kemampuan, kesehatan dan kelebihan oleh-Nya untuk dapat terus menjalankan hidup ini, mengembangkan ilmu yang saya punya, dan juga kesempatan untuk dapat membagikan informasi yang ada di jambi dan sedikit catatan atau pun coretan sampah tentang diriku dalam blog kecil nan sederhana ini. Semoga semua hal yang sudah saya muat di blog Informasi Jambi ini, bisa bermanfaat bagi kita semua.

Blog

Showing posts with label Info Pilkada Jambi. Show all posts
Showing posts with label Info Pilkada Jambi. Show all posts

8/27/10

Fathudin Abdi-Kemas Ismail lolos Calon Perseorangan | Pilkada Batanghari

0 komentar
Fathudin Abdi-Kemas Ismai lolos Calon Perseorangan | Pilkada Batanghari - Satu pasangan calon perseorangan, Fathudin Abdi-Kemas Ismail, lolos seleksi berkas dukungan yang disyaratkan Komisi Pemilihan Umum Batanghari. Pasangan ini menjadi calon perseorangan pertama di Provinsi Jambi yang berhasil masuk dalam persaingan pemilihan kepala daerah.

"Berkas dukungan yang diserahkan pasangan Fathudin-Kemas telah memenuhi syarat, sehingga mereka lolos. Sedangkan satu pasangan lainnya, Edy Sukarno-Umrin Eri tidak lolos karena tidak memenuhi syarat dukungan minimal," ujar M. Sanusi, Ketua KPU Batanghari, Jumat (27/8/2010). yang di kutip Informasi Jambi dari Kompas.com

Sabtu (28/8/2010) ini, pasangan Fathudin-Abdil akan ditetapkan KPU Batanghari sebagai Cabub-Cawabub, bersama empat pasangan lainnya yang diusung partai.

Sejak peluang masuknya calon perseorangan dibuka, belum satu pun pasangan di wilayah Jambi dapat lolos masuk dalam persaingan pilkada. Sebelumnya, pasangan Agus Setyonegoro-Helmi yang mendaftarkan diri seb agai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jambi pada tahun lalu, ditolak KPU setempat karena alasan terganjal aturan yang belum jelas.

Sedangkan pasangan Edy Sukarno-Umrin Eri, lanjut Sanusi, tidak lolos karena tidak memenuhi syarat minimal jumlah dukungan. Sesuai aturan, set iap pasangan calon dari perseorangan diwajibkan menyerahkan berkas dukungan sebanyak 6,5 persen dari jumlah pemilih, atau 13.576 orang.

"Akan tetapi, pasangan Edy-Umrin meski telah menyerahkan total lebih dari 20.000 berkas, termasuk berkas perbaikan, ternyata yang memenuhi syarat tidak sampai 13.000 berkas dukungan. Banyak identitas pendukung yang tidak valid, dan ditemukan banyak surat keterangan domisili palsu dari lurah," ujarnya.

Sanusi melanjutkan, KPU sebelumnya telah mengingatkan pasangan ini untuk menyerahkan berkas perbaikan hingga maksimal 13.000 nama. Namun, Edy-Umrin hanya menyerahkan berkas dengan jumlah minimal, yaitu sekitar 8.000 nama saja. Akibatnya, ketika ada nama pendukung yang tidak valid, pasangan ini berpeluang besar tidak lolos. "Ternyata memang kami temukan lebih dari 2.000 nama yang tidak valid pada berkas dukungan perbaikan, sehingga pasangan Edy-Umrin tidak kami nyatakan lolos," lanjutnya.

Mengetahui tidak lolos seleksi berkas dukungan, Umrin Eri menduga ada kecurangan di balik keputusan KPU. Padahal, pihaknya telah mengecek ke tingkat kecamatan, dan mengetahui jumlah dukungan yang telah dinyatakan valid sudah melewati batas minimal atas syarat 6,5 persen. "Sekarang tiba-tiba kami dinyatakan tidak lolos," ujarnya.

Umrin menilai, pejabat KPU Batanghari memiliki kecenderungan untuk memenangkan pasangan dari calon perseorangan lainnya, Fathudin Abdi-Kemas Ismail , mengingat Fathudin sebelumnya merupakan Ketua KPU Batanghari. Ia kemudian digantikan oleh Sanusi, setelah memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Bupati. Sanusi mengatakan telah mengetahui adanya indikasi kecurangan yang dilakukan oleh pasangan Fathudin-Kemas, misalnya ketika penyerahan berkas dukungan melewati batas waktu yang ditetapkan. Namun, KPU tidak mempersoalkannya.

Terkait itu, Umrin menyatakan akan menggugat KPU Batanghari. Ia menambahkan, sangat mungkin muncul reaksi keras dari belasan ribu pendukungnya, setelah mengetahui pasangan ini tidak lolos seleksi. "Saya tengah berkonsultasi dengan penasehat hukum, dan kami dalam waktu dekat akan menggugat KPU," kata Umrin.

Penetapan kandidat

Kepolisian Resor Batanghari menyiapkan sekitar 200 personil untuk menjaga jalannya penetapan serta pengambilan nomor urut bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Batanghari, Sabtu (28/8) ini. Pengamanan ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi kericuhan oleh m assa pendukung kandidat yang tak lolos seleksi KPU.

Kapolres Batanghari Ajun Komisaris Besar Tjahyono Saputro mengatakan, sebanyak dua pertiga kekuatan dikerahkan untuk mengamankan acara penetapan lima pasangan calon bupati dan wakil bupati. Pasukan dibagi menjadi dua, yaitu 100 personil untuk mengamankan Gedung Pemuda di Muara Bulian, yang menjadi tempat penetapan pasangan calon oleh KPU Batanghari, dan 100 lainnya berjaga pada wilayah kecamatan yang juga potensial terjadi konflik.

"Kami telah mengetahui adanya potensi kericuhan. Hari ini (Jumat) kami telah berkoordinasi dengan KPU. Kami juga mengimbau seluruh pasangan claon untuk menjaga para pendukungnya tidak bertindak anarkis," ujar Tjahyono.
Read more

6/19/10

Hasan-Fachrori Menangi Pemilihan Gubernur Jambi | Quick Count

2 komentar
Quick Count Jambi : Pasangan Hasan Basri Agus-Fachrori Umar meraih suara terbanyak dalam pemilihan gubernur Jambi, Sabtu (19/6) hari ini. Menurut hasil hitungan cepat kerja sama Metro TV dan Lingkaran Survei Indonesia, pasangan ini meraih 42,08 persen dari total suara. Saat berita ini ditulis, suara yang masuk sudah mencapai 78 persen.

Urutan kedua diraih pasangan Majid Muaz-Abdullah Hich dengan 27,88 persen, diikuti pasangan Zulfikar Akhmad-Ami Taher (16,46 persen), dan Safrial-Agus Setyonegoro (13,57 persen). Dengan suara masuk sebesar 78 persen hampir bisa dipastikan Hasan Basri-Fachrori memenangi pemilihan gubernur Jambi.

Pasangan Hasan Basri Agus-Fachrori Umar diusung koalisi Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, PBR, Partai Patriot, PPD. Saat ini Hasan Basri Agus masih menjadi Bupati Sarolangun. Ketiga calon gubernur lainnya juga masih menjabat bupati di wilayah Jambi.

Hasan Basri menjelaskan, apabila ia terpilih sebagai gubernur Jambi, salah satu prioritasnya adalah membenahi infrastruktur. Hasan mengklaim sudah mengunjungi seluruh wilayah Jambi. Dari kunjungan itulah ia mengidentifikasi kebutuhan. Hasan Basri mengakui kendala terbesar adalah persoalan dana.

"Kita akan mencari dana, dari pusat dan swasta," kata Hasan Basri. Ia mengakui, masalah tenaga kerja juga menjadi prioritas penting untuk dituntaskan. Hasan menjelaskan, dari visi dan misi yang dibuat tim suksesnya, ia berharap apa yang dibuat dalam visi dan misi akan diwujudkan dalam peraturan daerah. "Untuk menjawab tantangan warga," kata Hasan Basri. (DOR)
Metro Tv J

Read more

Quick Count LSI: Hasan Basri Agus Unggul di Jambi | Hasil Perhitungan Cepat Pilkada Jambi

1 komentar
Berita Pilkada Jambi - Berdasarkan hasil hitungan cepat yang dilakukan Lembaga Survei Indonesia (LSI), pasangan Hasan Basri Agus dan Fahrori Umar (HBA-FU), meraih suara terbanyak pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jambi 2010-2015.

Pada pemilihan yang dilaksanakan Sabtu (19/6) itu pasangan nomor urut dua yang diusung Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Golongan Karya tersebut meraih 41,83 persen dari 70,2 persen suara yang masuk.

Kemudian disusul pasangan nomor urut tiga, Madjid Muaz dan Abdullah Hick yang diusung Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Hanura dan beberapa partai kecil dengan 28,23 persen suara.

Sementara urutan ketiga ditempati pasangan Zulfikar Ahmad dan Ami Taher, yang mengunakan perahu Partai Kebangkitan Bangsa, Gerindra dan 21 partai kecil dengan 16,52 persen suara. Posisi terakhir ditempati pasangan Syafrial dan Agus Setionegoro yang didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan beberapa partai kecil yang hanya mampu meraih sekitar 13,42 persen.

Pasangan Hasan Basri Agus dan Fahrori Umar unggul di lima daerah kabupaten dari 10 kabupaten yang ada di Provinsi Jambi, antara lain kawasan Kota Jambi, Muarojambi, Sarolangun, Merangin, dan Kabupaten Batanghari.

Angka perolehan suara ini memang belum berakhir, namun menurut Direktur LSI Arman, angka tersebut tidak akan banyak mengalami perubahan.

Berdasarkan data KPUD Provinsi Jambi, dari jumlah penduduk 2.715.598 jiwa, jumlah Daftar Pemilih Tetap Pemilukada kali ini sebanyak 2.231.632 jiwa. Namun berdasarkan pengamatan LSI hanya sekitar 65 persen lebih yang menggunakan hak pilihnya, sementara selebihnya golput.

Hasan Basri Agus yang saat ini menjabat Bupati Sarolangun, menyatakan pihaknya masih tetap menunggu hasil hitungan manual KPU Provinsi Jambi.

"Kami merasa bersyukur dengan hasil ini dan jika nanti sudah pasti dinyatakan sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, maka saya secara pribadi akan melaksanakan tugas dengan seadil-adilnya, walaupun ada beberapa daerah memberikan suara sedikit kepada kami," ujarnya.
SYAIPUL BAKHORI

Read more

Pemilihan Gubernur Jambi Disambut Dingin Warga

0 komentar
Jambi News ~ Tak ada yang istimewa di Kota Jambi, Sabtu (19/6) ini. Warga tetap beraktivitas seperti biasany. Lalu lintas terlihat ramai dan toko-toko tetap buka. Padahal, hari ini dilaksanakan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi periode 2010-2015.

Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh pelosok Jambi juga terlihat apa adanya. Tidak ada tenda khusus yang menarik. Warga hanya memamfaatkan ruang sekolah atau emperan toko untuk jadi tempat TPS. Di sejumlah TPS juga tidak tampak antrean warga untuk menggunakan hak suara. Bahkan, sejumlah kursi yang disediakan terlihat kosong.

Sejumlah Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menyebutkan, hingga siang ini, warga yang menggunakan hak suaranya tak sampai 50 persen. Di TPS IX Simpang Empat Sipin, misalnya. Dari 210 pemilih yang terdaftar, baru sekitar 95 orang yang menggunakan hak pilihnya.

Menurut pengamat politik Jambi, Doni Pasaribu, fenomena banyaknya golput atau golongan putih karena masyarakat Jambi lebih cendrung memikirkan sesuatu dalam jangka pendek. Artinya, kata Doni, mereka tak peduli dengan program yang ditawarkan para calon karena pengaruhnya tidak langsung kepada masyarakat.

Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi ada empat pasangan calon yang maju. Semuanya adalah bupati. Mereka adalah Zulfikar Ahmad (Bupati Bungo) berpasangan dengan Ami Taher, Hasan Basri Agus (Bupati Sarolangun) dan Fahrori Umar, pasangan Madjid Muas (Bupati Tebo)-Abdullah Hich (Bupati Tanjung Jabung Timur), serta Syafrial (Bupati Tanjung Jabung Barat)- Agus Setyonegoro. Sementara jumlah pemiih yang terdaftar sebanyak 2,2 juta pemilih dan tersebar di 11 kabupaten serta kota dalam Provinsi Jambi.(BOG)

Liputan6.com

Read more

Like Facebook