Blog Jambi Informasi jambi by a - One

Selayang Pandang

My photo
Sikapur Sirih ~ Selamat datang di Blog Informasi Jambi dari Yudi a-One. Sebelumnya Saya mau ngucapin banyak-banyak terima kasih pada kalian semua yang sudah ngunjungin blog saya ini. Blog ini saya buat dengan upaya untuk memuat segala sesuatu tentang Informasi Provinsi Jambi, yang mungkin kalian ada yang belum tahu, terutama buat sahabat dari luar provinsi jambi, dalam bentuk tulisan. Tak lupa pula rasa syukur saya panjatkan kepada Allah SWT karena saya telah diridhoi kemampuan, kesehatan dan kelebihan oleh-Nya untuk dapat terus menjalankan hidup ini, mengembangkan ilmu yang saya punya, dan juga kesempatan untuk dapat membagikan informasi yang ada di jambi dan sedikit catatan atau pun coretan sampah tentang diriku dalam blog kecil nan sederhana ini. Semoga semua hal yang sudah saya muat di blog Informasi Jambi ini, bisa bermanfaat bagi kita semua.

Blog

Showing posts with label Info Jambi Hari ini. Show all posts
Showing posts with label Info Jambi Hari ini. Show all posts

12/14/10

Polisi Ikut Terlibat Perampokan Rp 1,3 Miliar

0 komentar
Kota Jambi - Aksi perampokan dengan menggunakan senjata api rakitan kembali terjadi di wilayah hukum Polda Jambi. Kali ini bukan penjahat biasa yang melakukannya, melainkan pera perampok yang mempunyai jaringan luas antar provinsi di Sumatera. Salah satu pelaku ada yang berstatus sebagai anggota Polri di jajaran Polda Jambi.

Anggota polisi yang terlibat kasus perampokan senilai Rp 1,3 miliar tersebut adalah Jailani berpangkat Brigadir, bertugas di Kepolisian Air dan Kelauatan Jambi. Dalam perampokan itu Jailani bertugas sebagai pengemudi mobil.

Kapolda Jambi, Brigjend Pol Bambang Suparsono, membenarkan ada satu orang anggotanya yang terlibat dalam aksi perampokan uang senilai Rp.1,3 miliar milik PT Inwha yang bergerak di bidang migas dengan menggunakan senpi rakitan.

Ditambahkan Bambang, sudah 8 orang tersangka yang tertangkap dari jumlah seluruh tersangka 14 orang. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan, pengembangan dan melakukan pengejaran terhadap 6 orang tersangka lainnya yang berhasil kabur.

Para pelaku terdiri dari 2 kelompok yaitu dari kelompok Palembang yang bertindak sebagai eksekutor dan kelompok Jambi yang memberikan fasilitas. Salah satu karyawan PT. Inwhan juga terlibat didalamnya saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Sementara korban perampokan, Tukimin, hingga saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Mayang Medical Center di kamar Arjuna 5, Jumat (11/12). Tukimin terkena tembakan dibagian paha bagian belakang hingga nyaris tembus, meski keadaannya mulai berangsur membaik.

Menurut Tukimin, sejak awal dirinya sudah curiga ada mobil yang membututinya sejak dari Bank Mandiri di daerah pasar Jambi. Sempat terjadi salip-salipan antara mobil pelaku dengan mobil yang ditumpangi korban bersama 3 orang temannya dan satu orang supir.

Tiba di jalan lintas Jambi-Palembang, tepatnya di km 38 Desa Ibru Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi, mobil korban dihadang mobil pelaku. Kemudian pengemudi mobil korban, Antoni turun dan melihat 4 pelaku turun dari mobil dengan senjata api kemudian Antoni kabur.

Di dalam mobil hanya tinggal 3 orang, korban Tukimin yang bekerja di PT Inwhan sebagai ahli dibagian komputer duduk dibagian tengah tepat dibelakang sopir. Pelaku masuk dari pintu sopir dan membukan pintu belakang dan mengambil tas berisi uang 1,3 miliar untuk gaji karyawan yang berada disamping korban.

Sempat terjadi tarik menarik hingga akhirnya pelaku memberikan dua tembakan keudara namun korban masih mempertahan kan tas berisi uang tersebut dan akhirnya pelaku menembak paha dibagian belakang sebelah kiri dan korbanpun tersungkur dan pelaku berhasil membawa lari tas tersebut.

"Saya bersaha keras mempertahankan tas yang saya pegang. Sempat kami saling tarik menarik, namun saya ditembak, dan tas itu berhasil di bawa kabur," jelas Tukimin.

Diduga otak dari aksi perampokan tersebut adalah seorang wanita yang merupakan karyawan PT Inwha. Adalah Nely Asmini, warga Sumatera Selatan. Hingga saat ini masih buron yang fotonya sempat diperlihatkan kepada media.

Delapan orang tersangka ditangkap berikut barang bukti berupa uang tunai Rp 144 juta, beberapa unit handphone, dompet, dua senjata api rakitan dan 10 butir peluru aktif. Kemudian kapak, linggis, tiga unit mobil dan motor yang digunakan saat beraksi. Semuanya sudah diamankan di Mapolda Jambi untuk kepentingan penyelidikan. Para tersangka akan dikenakan dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

By : Info Jambi.Com
Read more

8/27/10

Penggada Uang Di Jambi di Tangkap

1 komentar
Berita Jambi - Aparat Polisi Resort Kota Jambi, berhasil menangkap tiga komplotan penipu spesialis pengganda uang, asal Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Penangkapan dilakukan tadi malam, Kamis (26/8), sekitar pukul 20.00 WIB, berikut dengan beberapa barang bukti.

Ketiga tersangka tersebut, bernama Suparno alias Supar alias Kiai, 61 tahun, petani yang tinggal di Desa Manggilis Rt 1, Kelurahan Senen Rejo, Kecamatan Tempurejo, Fathor Rozi, 37 tahun, warga jalan Tawangmangun, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumber Sari, dan Anto Yuharisman, 30 tahun, sopir yang tinggal di Dusun Kerajan, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah.

Selain ketiga pelaku yang digerebek di salah satu rumah kawasan Balai Latihan Kerja (BLK), Rt 04, Jalan Yulius Usman, Kelurahan Pematangsulur, Kecamatan Telanaipura.

Polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa, satu set sesajen berisi bubur lima warna di dalam gelas, tasbih, dupa, buah-buahan, dan 925 lembar uang mainan pecahan Rp 100 ribu.

Saat dilakukan penangkapan, salah seorang tersangka bernama Suparno sedang berada di dalam kamar untuk melakukan ritual penggandaan uang. Sedangkan, Fathor dan Yulius, sedang duduk-duduk di luar kamar.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Jambi Komisaris Hendry Posma Lubis melalui Kepala Unit Kejahatan dan Kekerasan Inspektur Satu Joko Sudaryanto, kepada wartawan mengatakan, ketiga pelaku ditangkap terkait laporan tiga warga Kota Jambi yang menjadi korban.

"Saat ini kita masih akan mencocokkan dengan laporan korban. Atas perbuatannya, mereka diganjar pasal 378 KUHP, tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman empat tahun", kata Posma Lubis, di ruang kerjanya, Jumat (27/8). yang informasi jambi kutip dari tempo.com.

Kepada penyidik, Suparno mengaku, bersama dua rekannya itu baru dua hari berada di Jambi. "Kami diajak oleh seseorang bernama Jaya yang masih keluarga korban untuk mencari korban", ujarnya.
Read more

8/24/10

Ancaman Untuk Perampok di Jambi Tembak di Tempat

0 komentar
Info Jambi Hari ini - Kepala Kepolisian Resort Kota Jambi Komisaris Besar Bobbyanto Adoe menyatakan, pihaknya meningkatkan pengamanan di lokasi-lokasi transaksi keuangan maupun di toko emas terkait maraknya aksi kawanan rampok dibeberapa wilayah akhir-akhir ini.

Kami juga menggiatkan operasi dan patroli, bentuk dari sistem pengamanan yang kita lakukan adalah dengan sistem buka tutup di toko mas maupun tempat transaksi keuangan atau bank.

Bentuk tindakan tegas akan diambil terhadap para pelaku tindak kriminal seperti pencurian berat maupun pencurian dengan kekerasan yang tertangkap tangan saat beraksi.

Termasuk tembak ditempat. Jika memang perbuatannya sudah membahayakan warga maupun korbannya. Yang jelas jangan sampai mereka beraksi di Kota Jambi.

Untuk pengamanan terhadap bank maupun toko-toko mas itu, kata Bobbyanto, anggota akan dibekali senjata api. ‘’Anggota juga akan di back up dan dilengkapi senpi. Anggota yang pengamanan juga akan bertugas di luar dan di dalam’," katanya.

Menurut Bobby, pihaknya akan memanggil direktur-direktur perbankan yang ada di Kota Jambi. ‘’Kita akan koordinasi dengan mereka," katanya.

Sementara itu Juru Bicara Polda Jambi Ajun Komisaris Besar Almansyah menambahkan, untuk mengantisipasi kawanan perampok masuk ke Jambi, patroli di pintu masuk maupun keluar Jambi ditingkatkan.

Menurut Alamsyah, perintah itu sudah disampaikan langsung Kepala Polda Jambi Brigadir Jenderal Bambang Suparsono, agar anggotanya senatiasa siaga menghadapi situasi, terlebih mendekati hari Raya Idul Fitri yang selalu ditandai meningkatnya angka kriminalitas.

Kepada masyarakat juga dihimbau untuk memberikan informasi bila ada hal-hal yang menimbulkan kecurigaan di lingkungan mereka. ”Nyawa anggota polisi dan masyarakat sangat berharga. Karena itu, kita sama-sama berupaya agar tidak ada yang jadi korban, ujarnya.

Personil kepolisian daerah ini sudah siap mengamankan tempat-tempat strategis dan vital menjelang lebaran, diantaranya bank, mall, toko emas, bandara dan tempat-tempat keramaian lainnya.


sumber: tempointeraktifcom
Read more

Like Facebook